Terpopuler

Minggu, 07 Agustus 2016

Love Problem ?



Dalam hubungan, nggak ada yang namanya semua harus lo atau semuanya harus gue. Yang bener adalah semuanya harus kita. Perasaan itu nggak Cuma tentang satu hati. Bukan Cuma perasaan cewe atau cowo aja yang harus di jaga. Tapi perasaan keduanya.

Hal yang membuat semua baik-baik aja adalah komunikasi. Dimana lo dan dia bisa saling tukar fikiran dan perasaan. Dimana lo masih menjadikan dia sahabat yang penting di setiap cerita lo. Karena sejatinya, pendengar paling baik adalah pacar yang lo jadikan sahabat. Kenapa? Karena pacar akan selalu kepo sama apapun yang terjadi dan apapun yang kita rasakan.

Kenapa adanya perdebatan, kenapa adanya kecurigaan, kecemburuan atau hal-hal nggak logis lainnya? Itu semua karena kalian berdua nggak saling. Saling bertukar fikiran dan perasaan.

Pasangan yang setiap harinya curigaan terus sama dengan dia nggak percaya sedikitpun sama pasangannya. Lalu, kenapa kalian pacaran? Kenapa kalian terus-terusan naruh hati sama orang yang justru nggak kalian percaya?

Lalu pasangan yang tiap harinya saling cuek. Alasan kenapa ‘saling’ cuek karena salah satunya nggak ada yang mau dan berniat memulai percakapan dan merubah keadaan menjadi hangat. Nggak ada yang mau memulai lebih dulu. lalu, kenapa kalian tetap saling bertahan dengan keadaan yang sama sekekali tidak menyenangkan?

Setiap orang punya hak bahagia dan memilih kenyamanan Cuma lucu aja gitu klo kalian bilang saling cuek itu hubungan kalian nyaman. Marahan tiap hari itu berarti hubungan kalian nyaman. LOL ! 

Dan buat salah satunya yang nggak mikir gimana rasanya merjuangin hubungan, seenggaknya supaya bisa bertahan lama aja, itu susah. Apalagi dengan lo nya yang egois terus menerus. Lo yang bilang cape, lo yang bilang nggak tahan, lo yang bilang semua berubah. Harusnya lo yang mikir bahwa karena keegoisan lo yang ngerubah keadaan. Yang tadinya dia fikir lo lembut, lo yang paling ngerti dia dan lo segalanya. Tapi semua nggak sama saat lo egois sama perasaan lo sendiri yang manja dan ingin terus diperjuangin sementara lo nggak sama-sama memperjuangkan kita.

Yang pasangannya gampang bilang terserah, yang pasangannya gampang bilang cape, itu nggak seharusnya kayak gitu. Saat jenuh yang harusnya ngerubah keadaan itu lo sendiri. yang ngerasa hubungan lagi ada di titik masalah juga harusnya di ungkapin dengan cara yang benar dan diperbaiki sama-sama. Nggak lo aja ataupun dia aja. 

Setiap masalah selalu punya akhir. Selalu punya baikan. Dan selalu kembali ke titik semuanya harmonis lagi. jangan egois dengan gampang bilang putus. Udahan nggak segampang itu, karena kalo menyesal lo bakal ngerasain nyeseknya sendiri. 

Lo nggak harus selalu nguji seberapa besar cinta dia ke lo kalo lo sendiri masih aja sering gatel sama yang lain. Lo nggak harus terus nanya tentang seberapa hebat antara lo sama masalalunya sedangkan lo masih selalu merasa masalalu lo itu lebih baik. Lo juga nggak perlu tau seberapa kuat dia mempertahankan lo sedangkan lo dengan so’ so’an bilang bisa hidup tanpa dia dan memilih pergi. Sedangkan saat dia beneran pergi, lo Cuma bisa nangis menyesali apa aja yang udah lo perbuat.

Cinta nggak sealay itu buat tau seberapa cintanya dia sama lo. Hubungan juga Cuma butuh kenyamanan dan ruang untuk saling mencintai apa adanya. Akan lebih indah juga dengan melengkapi kekurangan satu sama lain.

Jadiin pacar sebagai sahabat lo juga. Biar lo paham bahwa pacaran itu juga butuh kedewasaan. Karena yang sayang selalu dapat dipercaya, yang dapat dipercaya nggak akan ngehianatin, dan orang yang nggak ngehianati pasti selalu memberi kabar dan peka sama kekhawatiran kita. 

Dewasa bukan gimana dia berKATA-KATA dengan bijak. Dewasa adalah bagaimana dia ngajak lo atau lo ngajak dia buat ngelewatin masalah sama-sama dan memperbaikinya sebaik mungkin. Dan cinta juga tentang bagaimana keduanya saling menjaga perasaan. 

#RST