Dalam hubungan, nggak ada yang namanya semua harus lo atau
semuanya harus gue. Yang bener adalah semuanya harus kita. Perasaan itu nggak Cuma
tentang satu hati. Bukan Cuma perasaan cewe atau cowo aja yang harus di jaga. Tapi
perasaan keduanya.
Hal yang membuat semua baik-baik aja adalah komunikasi. Dimana
lo dan dia bisa saling tukar fikiran dan perasaan. Dimana lo masih menjadikan
dia sahabat yang penting di setiap cerita lo. Karena sejatinya, pendengar
paling baik adalah pacar yang lo jadikan sahabat. Kenapa? Karena pacar akan
selalu kepo sama apapun yang terjadi dan apapun yang kita rasakan.
Kenapa adanya perdebatan, kenapa adanya kecurigaan,
kecemburuan atau hal-hal nggak logis lainnya? Itu semua karena kalian berdua
nggak saling. Saling bertukar fikiran dan perasaan.
Pasangan yang setiap harinya curigaan terus sama dengan dia
nggak percaya sedikitpun sama pasangannya. Lalu, kenapa kalian pacaran? Kenapa kalian
terus-terusan naruh hati sama orang yang justru nggak kalian percaya?
Lalu pasangan yang tiap harinya saling cuek. Alasan kenapa ‘saling’
cuek karena salah satunya nggak ada yang mau dan berniat memulai percakapan dan
merubah keadaan menjadi hangat. Nggak ada yang mau memulai lebih dulu. lalu,
kenapa kalian tetap saling bertahan dengan keadaan yang sama sekekali tidak
menyenangkan?
Setiap orang punya hak bahagia dan memilih kenyamanan Cuma lucu
aja gitu klo kalian bilang saling cuek itu hubungan kalian nyaman. Marahan tiap
hari itu berarti hubungan kalian nyaman. LOL !
Dan buat salah satunya yang nggak mikir gimana rasanya
merjuangin hubungan, seenggaknya supaya bisa bertahan lama aja, itu susah. Apalagi
dengan lo nya yang egois terus menerus. Lo yang bilang cape, lo yang bilang
nggak tahan, lo yang bilang semua berubah. Harusnya lo yang mikir bahwa karena
keegoisan lo yang ngerubah keadaan. Yang tadinya dia fikir lo lembut, lo yang
paling ngerti dia dan lo segalanya. Tapi semua nggak sama saat lo egois sama
perasaan lo sendiri yang manja dan ingin terus diperjuangin sementara lo nggak sama-sama
memperjuangkan kita.
Yang pasangannya gampang bilang terserah, yang pasangannya
gampang bilang cape, itu nggak seharusnya kayak gitu. Saat jenuh yang harusnya
ngerubah keadaan itu lo sendiri. yang ngerasa hubungan lagi ada di titik masalah
juga harusnya di ungkapin dengan cara yang benar dan diperbaiki sama-sama. Nggak
lo aja ataupun dia aja.
Setiap masalah selalu punya akhir. Selalu punya baikan. Dan selalu
kembali ke titik semuanya harmonis lagi. jangan egois dengan gampang bilang putus.
Udahan nggak segampang itu, karena kalo menyesal lo bakal ngerasain nyeseknya
sendiri.
Lo nggak harus selalu nguji seberapa besar cinta dia ke lo
kalo lo sendiri masih aja sering gatel sama yang lain. Lo nggak harus terus
nanya tentang seberapa hebat antara lo sama masalalunya sedangkan lo masih
selalu merasa masalalu lo itu lebih baik. Lo juga nggak perlu tau seberapa kuat
dia mempertahankan lo sedangkan lo dengan so’ so’an bilang bisa hidup tanpa dia
dan memilih pergi. Sedangkan saat dia beneran pergi, lo Cuma bisa nangis
menyesali apa aja yang udah lo perbuat.
Cinta nggak sealay itu buat tau seberapa cintanya dia sama
lo. Hubungan juga Cuma butuh kenyamanan dan ruang untuk saling mencintai apa
adanya. Akan lebih indah juga dengan melengkapi kekurangan satu sama lain.
Jadiin pacar sebagai sahabat lo juga. Biar lo paham bahwa
pacaran itu juga butuh kedewasaan. Karena yang sayang selalu dapat dipercaya,
yang dapat dipercaya nggak akan ngehianatin, dan orang yang nggak ngehianati
pasti selalu memberi kabar dan peka sama kekhawatiran kita.
Dewasa bukan gimana dia berKATA-KATA dengan bijak. Dewasa adalah
bagaimana dia ngajak lo atau lo ngajak dia buat ngelewatin masalah sama-sama
dan memperbaikinya sebaik mungkin. Dan cinta juga tentang bagaimana keduanya
saling menjaga perasaan.
#RST